Cegah Corona, Pemkab Trenggalek Skrining Bus Antar Kota

Trenggalek - Mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten Trenggalek menerapkan skrining di perbatasan antar kota, seluruh angkutan dari luar kota wajib diperiksa suhu badan, sedangkan angkutan harus melewati semprotan sterilisasi. 

Kabid Pengendalian dna Operasi (Dalops) Dinas Perhuhungan Trenggalek Budi Supriyanto, mengatakan pada awal penerapan pekan lalu pihaknya hanya menyasar bus Antar Kota Antar Peovinsi (AKAP), namun seiring dengan peningkatan kewaspadaan, seluruh bus dari luar kota diwajibkan singgah di "check point". 

"Prosedurnya, seluruh penumpang kami minta untuk turun, kemudian kami periksa satu per satu suhu tubuhnya," ujarnya. 

Dijelaskan, selama menjalankan prosedur tersebut pihaknya belum menemukan adanya penumpang yang memiliki suhu tinggi melebihi 38 derajat Celsius. 

Sementara itu Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin saat melakukan peninjauan di titik pemeriksaan, pihaknya meminta dilakukan peningkatan. Jika sebelumnya hanya penumpang  bus, ke depan juga diberlakukan untuk seluruh jenis kendaraan. 

"Ada beberapa evaluasi, saya minta di sini dilengkapi dengan semprotan disinfektan, mungkin semacam terowongan, seluruh bus dan kendaraan termasuk sepeda motor harus disemprot," ujarnya. 

Pihaknya mengaku, skrining di kawasan perbatasan tersebut dilakukan oleh tim gabungan dari Dishub Trenggalek dan dinas kesehatan. "Jika memang ada yang panas, tim dinas kesehatan akan mengambil langkah lanjutan," ujar Arifin. 



Antisipasi Corona, Pengadilan Negeri Trenggalek Terapkan Sidang Online

Trenggalek - Pengadilan Negeri Trenggalek mulai menerapkan persidangan sistem online, guna meminimalisir penyebaran virus corona (Covid-19). Majelis hakim dan terdakwa berada di tempat terpisah dan hanya dihubungkan melalui siaran  langsung video.

Humas Pengadilan Negeri Trenggalek Ferry Anda, mengatakan persidangan jarak jauh ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung republik Indonesia Nomor 379/DJ/ps. 00/3/2002 Tentang Persidangan Perkara Pidana Secara Teleconference. 

"Kami sudah mulai menerapkan Minggu ini, sebetulnya masih tahap uji coba. Ada sekitar 10 perkara yang sudah kami sidangkan dengan sistem online," kata Ferry, Jumat (27/3/2020). 

Dalam sidang jarak jauh tersebut majelis hakim dan jaksa penuntut umum berada di ruang sidang Pengadilan Negeri Trenggalek, sementara itu terdakwa dan penasihat hukumnya berada di Rutan Kelas II B Trenggalek. 

"Kemarin itu untuk jaksa masih satu ruangan dengan kami di pengadilan, namun ke depan jaksa akan berasa di kantornya," ujarnya. 

Menurutnya persidangan sistem jarak jauh itu menjadi pengalaman tersendiri bagi aparat penegak hukum. Di Jawa Timur sendiri belum banyak yang menerapkan persidangan serupa. 

"Di Jatim kalau tidak salah, PN Trenggalek ini merupakan pengadilan ke-tiga yang melaksanakan sidang online," ujarnya.

Selama menjalankan sistem itu sejumlah hakim merasa lebih lega, sebab tidak bersinggungan langsung dengan terdakwa maupun para pihak lain, sehingga dapat mengurangi risiko paparan virus corona. 

"Jujur saja kami ada was-was saat melakukan sidang secara tatap muka, ya tahu sendiri perkembangan corona seperti apa," imbuhnya. 

Ferry mengaku, sidang jarak jauh tersebut dilakukan demi keselamatan bersama, bukan hanya majelis hakim dan jaksa, namun juga keselamatan dari para terdakwa. 

"Terdakwa yang berada di rutan itu kan steril, takutnya kalau sampai keluar dan ada yang terpapar corona maka penyebarannya akan cepat, karena mereka tinggal satu lokasi dalam jumlah banyak. Kasihan," jelas Ferry. 

Pihaknya mengakui pada persidangan yang lalu terdapat beberapa kendala yang dihadapi, salah satunya terjadinya jeda saat berkomunikasi dengan terdakwa yang ada di rutan. Hal itu diakibatkan oleh kurang maksimalnya jaringan internet di kantor pengadilan. 

"Kemarin itu untuk komunikasi kami pakai sambungan HP, sedangkan visualnya melalui video. Ini sedang kami perbarui jaringannya, jika kemarin pakai wifi, sekarang sudah pakai kabel LAN, sehingga lebih cepat," katanya. 

Sementara itu Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Trenggalek Fajar Nurhedi, menyambut baik penerapan persidangan secara online tersebut sehingga dapat meminimalisir potensi paparan corona.

Dijelaskan, perkara yang disidangkan jarak jauh tersebut terdiri dari berbagai kasus pidana. Secara teknis pihaknya mengaku tidak merasa kesulitan dalam mengikuti jalannya sidang.

"Apalagi di rutan ada penasihat hukum terdakwa, selain utu juga ada kami yang siap membantu jika ada kendala teknis," ujar Kasi Pidum Kejari Trenggalek Fajar. 

Dijelaskan sesuai instruksi dari pimpinan, perkara yang diajukan dalam persidangan ini rata-rata adalah kasus yang masa tahanannya telah hampir habis dan tidak bisa dilakukan perpanjangan penahanan. 

"Kalau memang masih ada kesempatan untuk perpanjangan penahanan akan kami lakukan, tapi kalau tidak mungkin diperpanjang lagi ya mau tidak mau pihaknya akan melimpahkan perkara ke pengadilan untuk disidangkan," ujarnya. 

Fajar mengakui, pada masa tanggap darurat Covid-19 ini pihaknya harus, mempergimbangkan berbagai hal, karena menyangkut keselamatan bersama antara penegak hukum maupun para terdakwa.

"Apalagi sekarang rutan menerapkan pengetatan dan tidak menerima tahanan dari luar dulu, seperti kepolisian, karena rawan," imbuhnya.

Ferry berharap wabah corona di Indonesia bisa segera berakhir, sehingga kehidupan dan iklim kerja bisa kembali normal seperti sedia kala.

Survei Pilkada Trenggalek : Popularitas Petahana Tertinggi, Kepuasan Rendah

Trenggalek - Jelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek, sebuah lembaga survei merilis tingkat popularitas kandidat petahana menduduki urutan tertinggi, namun tingkat elektabilitasnya justru diklaim rendah. 

Direktur  Eksekutif Akurat Research & Consulting Indonesia  (ARC Indonesia) menjelaskan Baihaki, mengatakan menjelang Pilkada Trenggalek 2020 pihaknya telah melakukan survei kepada 800 responden selama kurun waktu 16-23 Maret 2020. Pihaknya menyebut hasil survei tersebut memiliki margin eror 3,5 persen. 

"Dari Survei kami Mochammad Nur Arifin (bupati petahana) ini popularitasnya tinggi, masih diangka 83,2 %, kemudian  disusul oleh Muhadi 69,8 %, Puryono 61 %,  Panca Rahmadi  59 %, KH Fathullah  Sholeh  50,1 %,  Priyo Handoko  37,1 %  dan Eko Yuhono 29,3 %," kata Baihaki, Jumat (27/3/2020). 

Tingginya popularitas Arifin itu dinilai wajar, sebab yang bersangkutan pada posisi sebagai kandidat petahana, sehingga banyak kesempatan dalam berinteraksi dengan masyarakat saat bertugas sebagai kepala daerah. 

Meski demikian, dalam survei itu ARC juga mencatat beberapa poin penting, salah satunya menyangkut elektabilitas atau tingkat keterpilihan dari masing-masing kandidat kepala daerah. Hasilnya Arifin diklaim justru memiliki tingkat  keterpilihan yang relatif rendah, walaupun masih di urutan tertinggi. 

Mochammad Nur Arifin berada di angka 15, 7 %, disusul  Muhadi 15,1%,  Puryono 9,6 % , KH. Fathullah Sholeh  7,2 %, Panca Rahmadi 5,3 %, Priyo Handoko 3,2 %, Eko yuhono 1,4 %, sedangkan yang belum menentukan mencapai 42,5 %. 

"Ini yang menarik elektabilitas Patahana hanya tipis bedanya dengan Muhadi, yaitu seilisih 0,6 %. Ini berarti dengan waktu yang sangat lama pelaksanaan pemilihan," ujar Baihaki. 

Kata dia proses pemilihan yang memiliki waktu relatif lama tidak menutup kemungkinan akan terjadi dinamika politik yang menarik terkait tingkat popularitas maupun elektabilitas dari masing-masing kandidat. 

"Tinggal bagaimana bagaimana semua calon melakukan kerja-kerja politik dengan turun langsung ke masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut Baihaki menjelaskan, sari survei itu, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Bupati Arifin dinilai rendah. 63,2 persen responden mengaku tidak puas, sedangkan 19,8 persen mengaku puas, serta 17 persen mengaku tidak tahu. 

"Kondisi ini bisa menjadi peluang dari kandidat selain petahana, selama mampu memaksimalkan mesin politik dan meraih simpati masyarakat," ujarnya. 


Dampak Corona, Pasar Tradisional Trenggalek Sepi

Trenggalek - Merebaknya virus corona (Covid-19) mulai berdampak pada sektor perdagangan di daerah. Salah satunya pasar tradisional di Trenggalek, yang kini mengalami penurunan jumlah pengunjung. 

Salah seorang pedagang kebutuhan pokok di Pasar Basah Trenggalek Siti Fatimah, mengatakan saat ini pengunjung pasar lebih sepi dibanding beberapa pekan lalu. Kondisi tersebut berdampak pada omset penjualan para pedagang. 

"Ini penurunannya (omset) sekitar 40 persen, apalagi sekarang sekolah diliburkan, otomatis pelanggan kami yang dari kantin-kantin sekolah juga tidak belanja," kata Siti, Senin (17/3/2020). 

Hal senada disampaikan pedagang daging sapi, Ririn. Pada hari-hari biasa ia mampu menjual hingga 25 kilogram daging aapi, namun saat ini melorot menjadi 15 kilogram/hari. "Sepi, sekarang," ujar Ririn. 

Sementara itu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Dinas Pertanian dan Pangan Trenggalek melakukan upaya pencegahan dengan penyemprotan desinfektan. 

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Trenggalek Agung Sujatmiko, mengatakan penyemprotan desinfektan dilakukan di beberapa bagian pasar yang rentan menjadi media penularan, seperti kios daging, sentra penjualan unggas hingga kawasan bahan pokok. 

"Ini sebagai langkah antisipasi dan sesuai instruksi dari pemerintah pusat dan provinsi. Dengan penyemprotan ini kami ingin memberi rasa aman dan nyaman kepada pengunjung dan pedagang," jelasnya. 

Rencananya penyemprotan desinfektan akan dilakukan menyeluruh di berbagai pasar tradisional yang ada di Trenggalek. Pihaknya berharap, masyarakat ikut mendukung upaya pemerintah dengan berperilaku hidup bersih dan sehat. 


Punya Satu Kursi, PPP Trenggalek Pede Dukung Bupati Arifin

Trenggalek - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memastikan diri hanya akan mengusulkan calon petahana Mochammad Nur Arifin untuk mendapatkan rekomendasi DPP PPP dalam even Pilkada 2020. 

Sekretaris DPW PPP Jawa Timur Norman Zein Nahdi, mengatakan kepastian itu sesuai hasil penjaringan di tingkat kabupaten, yang mana partainya memastikan diri hanya fokus untuk meneruskan kepemimpinan bupati petahana. 

"Kami membuka penjaringan, bukan pendaftaran. DPC PPP Trenggalek  sudah jelas hanya kepada saudara Pak Arifin yang saat ini menjabat bupati. Ini yang akan saya pegang untuk segera saya buatkan rekom dan saya kirimkan ke DPP," kata Norman, saat menghadiri Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) PPP Trenggalek, Selasa (10/3/2020). 

Sementara itu Ketua DPC PPP Trenggalek Tarkiyat, membenarkan statemen Sekretaris DPW PPP Jatim. Menurutnya meskipun dalam pemilu 2019 lalu hanya mendapatkan satu kursi di DPRD Trenggalek, pihaknya tetap percaya diri untuk memberikan dukungan dalam pilkada nanti. 

"Yang jelas PPP, cuma punya satu calon Pak Nur Arifin. Walau kami satu kursi di pemilu 2019 kami punya suara 18.700 menjadi bekal awal memberi dukungan penuh ke Pak Arifin untuk melanjutkan di periode berikutnya," ujarnya. 

Dalam rapimcab tersebut pihaknya juga melakukan konsolidasi dengan seluruh pengurus yang asa di tingkat cabang hingga jajaran paling bawah, guna menyolidkan dukungan kepada Arifin. 

Dikonfirmasi terpisah, calon petahana Mochammad Nur Arifin mengapresiasi komitmen PPP untuk memberikan dukungan kepada dirinya. Terlebih PPP saat ini satu garis koalisi dengan partainya PDIP. 

"Saya sekarang fokus ke bagaimana bekerja untuk Kabupaten Trenggalek. Baik hari ini maupun tahun ke depan.Tetapi yang penting, posisi PPP menjadi penting bagi saya untuk dorongan Trenggalek lebih baik," kata Arifin. 

Pihaknya menyebut posisi PPP yang berada dalam kabinet Indonesia Maju akan mampu memberikan peran dan dukungan dalam pembangunan Trenggalek. 

"Kenapa begitu, Trenggalek punya kader di kabinet yang selaku kepala Bappenas. Ini akan kita maksimalkan siraturahim dan konsolidasi koalisi ini," ujarnya. 

Sehingga sejumlah program prioritas pembangunan nasional di Trenggalek yang tertera Perpres 80, seperti pembangunan di selingkar wilis dan kawasan selatan Trenggalek bisa berjalan maksimal.

Buka Pendaftaran Kandidat Bupati, PKB Trenggalek Diserbu 9 Tokoh

Trenggalek - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Trenggalek akhirnya membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati untuk bertarung dalam Pilkada 2020. Pendaftaran ini merupakan yang palingaking akhir dibanding parpol lain. 

Sekretaris DPC PKB Trenggalek Samsul Anam, mengatakan pendaftaran kandidat kepala daerah tersebut akan dibuka selama sepekan atau hingga 16 Maret mendatang. Dalam penjaringan ini partai pemenang pemilu di Trenggalek ini menargetkan mendapat kandidat calon bupati dari kader internal maupun eksternal, sedangkan kursi wakil masih bisa dikomunikasikan dengan parpol lain melalui koalisi. 

"Kalau mungkin cocok, misalnya, kami ambil (calon) bupati, wakilnya dari partai lain. Kalau cocok berarti, ya, koalisi," kata Samsul Anam, Minggu (8/3/2020). 

Pihaknya mengaku, sesuai harapan dari warga nahdliyyin dan para tokoh NU, PKB mampu menenangkan kontestasi Pilkada 2020 September mendatang. 

"Harapan dari tokoh NU kami harus memenangkan pilkada tahun 2020 ini, bukan hanya sekedar wakil bupati tapi juga bupati atau utuh keduanya-duanya," kata Samsul Anam. 

Meskipun bisa memberangkatkan sendiri, namun PKB masih membuka ruang untuk berkoalisi dengan partai politik yang lain. Koalisi dinilai merupakan salah satu strategi untuk menjaga kepemimpinan kepala daerah yang dijagokan.  

"Perkembangan menunggu dinamika yang ada dan kami tetap menjalin sinergitas dengan partai-partai lain. Membangun kebersamaan adalah sebuah keniscayaan untuk tata kelola pemerintahan di Kabupaten Trenggalek," ujarnya. 

Sementara itu pada hari pertama pendaftaran, terdapat sembilan orang yang mengambil formulir pendaftaran, yakni mantan Kepala Dinas Pendidikan Trenggalek Kusprigianto, Ahmad Munib Huda (Gus Munib, Pondok Peta), Sukarodin, Syah Muhammad  Natanegara, Mohammad Hadi, Amin Tohari, Rohmad Syaifulloh, Zainal Fanani dan Muhadi. 

Tahap pendaftaran bakal calon kepala daerah ini akan berakhir 15 Maret. Selanjutnya PKB akan melakukan rapat pleno guna menggodok kandidat yang telah mendaftarkan diri.

"Tanggal 17 kami rapatkan pleno, kami juga melibatkan NU dan sentral di PKB, target kami tanggal 23 calon ini sudah sempurna dan direstui oleh dua lembaga yaitu 
NU maupun PKB," imbuhnya. 


Tatang, Bos Media Surabaya Segera Hadapi Tuntutan

Trenggalek - Kejaksaan Negeri Trenggalek mulai menyiapkan rencana penuntutan terhadap terdakwa Tatang Istiawan, bos media asal Surabaya yang terjerat kasus dugaan korupsi percetakan. 

Kasi Intel Kejari Trenggalek Basuki, mengatakan rangkaian persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi telah selesai pada Senin lalu. Kini tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) tengah mempersiapkan diri untuk melakukan penuntutan. 

"Sekarang persiapan penyusunan rentut (rencana tuntutan). Untuk sidang tuntutan perkiraan akan dilakukan Jumat," kata Basuki, Rabu (12/2/2020). 

Basuki menambahkan, jika proses persidangan berjalan lancar maka terdakwa Tatang diperkirakan akan mendapatkan vonis majelis hakim pasa Maret mendatang. 

"Tinggal kita lihat nanti jalannya sidang seperti apa, karena setelah tuntutan terkadang tidak langsung putusan, terdakwa bisa saj melakukan pembelaan melalui replik, kemudian  nanti jaksa akan menjawab melalui duplik," jelasnya. 

Lanjut dia sidang terhadap terdakwa Tatang Istiawan sebelumnya dilaksanakan sepekan sekali, namun akhir-akhir ini dipercepat menjadi sepekan dua kali. 

Perkara dugaan korupsi percetakan PT Bangkit Grafika Sejahtera (BGS) milik Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Pemkab Trenggalek bermula, saat pemerintah mengucurkan anggaran penyertaan modal. 

Saat itu Tatang yang menjabat sebagai direktur utama PT BGS, mendapatkan mandat untuk membeli mesin percetakan. Namun dalam praktiknya, mesin yang dibeli ternyata bekas, sehingga tidak berfungsi maksimal dan merugikan negara miliaran rupiah.

Selain itu, terdakwa juga diketahui tidak menyetorkan modal awal ke perusahaan sebesar Rp 1,7 miliar sebagaimana tertuang dalam perjanjian pendirian PT BGS. 

Pelajar Trenggalek Coba Bunuh Diri Minum di Hutan Kota

Trenggalek - Seorang pelajar SMA di Trenggalek mencoba bunuh diri dengan meminum cairan pembersih lantai di musala Hutan Kota (Huko) Gunung Jaas. 

Korban HS (18) ditemukan petugas penjaga hutan salam kondisi tergeletak lemas di musala dengan masih memakai seragam pramuka. Beruntung korban masih berhasil diselamatkan dan segera dilarikan ke RSUD dr Soedomo. 

Kasatreskrim Polres Trenggalek Iptu Bima Sakti, mengatakan sebelum ditemukan tergeletak, sejumlah saksi di lokasi kejadian, sejumlah saksi menyebut korban sempat berkomunikasi dengan beberapa orang yang ada di kawasan wisata tersebut. 

"Namun para saksi menyebutkan, korban ini saat datang di huko pandangannya seperti kosong," kata Bima, Jumat (7/2/2020). 

Lanjut dia, setelah beberapa saat berada di huko, korban terlihat masuk ke kamar mandi, selanjutnya menuju musala. Selang beberapa saat penjaga huko menemukan korban telah tergeletak lemas. 

"Dugaannya korban ini meminum cairan pembersih lantai yang ada di huko ini, karena saat ke sini kelihatannya tidak bawa," ujarnya. 

Petugas yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan dan melarikan korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. 

"Saat ini korban sudah sadar dan mulai bisa diajak berkomunikasi, namun secara komunikasi, namun belum detail," imbuh Bima. 

Lebih lanjut kasatreskrim menduga korban nekat mencoba bunuh diri lantaran ada masalah pribadi. Sementara itu dari lokasi kejadian, polisi menemukan satu botol cairan pembersih lantai yang tersisa sepertiga bagian. 

Gegara Ular, Padamkan Listrik Beberapa Kecamatan di Trenggalek

Trenggalek - Seekor ular menyebabkan terjadinya ledakan pada jaringan listrik PLN di Trenggalek. Akibatnya sejumlah kecamatan mengalami pemadaman listrik.

Manajer PLN Trenggalek Zanuar mengatakan, peristiwa ledakan tersebut terjadi pukul 20.15 WIB pada kabel Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) Penyulang Gandusari yang berada di depan Gardu Induk PLN Jalan Brigjen Soetran Trenggalek. 

"Untuk penyebab ledakan di dekat gardu induk, berasal dari seekor ular yang menempel pada kabel SUTM sehingga terjadi korsleting," kata Zanuar, Rabu (8/1/2020). 

Menurutnya ular berukuran sedang itu merambat hingga ke atas jaringan kabel dan berpindah dari kabel satu ke kabel yang lain, saat menyentuh dua kabel secara bersamaan itulah terjadi korsleting yang menimbulkan suara ledakan. 

Saat itu juga jaringan Penyulang Gandusari yang menyuplai listrik ke beberapa kecamatan di Gandusari dan sekitarnya langsung padam. 

"Saat ini petugas sedang melakukan upaya normalisasi, sebentar lagi sudah menyala," ujarnya. 



Pohon Tumbang Tutup Jalan Nasional Trenggalek, Jaringan Listrik Terganggu

Trenggalek - Peristiwa pohon tumbang di ruas jalan nasional di Trenggalek kembali terjadi, akses utama Trenggalek-Pacitan sempat tersendat. 

Kapolsek Suruh, AKP I Wayan Sumantra, mengatakan peristiwa pohon tumbang tersebut terjadi di Desa/Kecamatan Suruh. Pohon sono yang berada di pekarangan warga tiba-tiba roboh dan menutup seluruh badan jalan serta menimpa jaringan kabel PLN.

"Kejadiannya tadi malam, saat kejadian itu kondisi cuaca sedang cerah atau tidak hujan. Pohon itu tiba-tiba roboh karena memang kondisi di bawah itu ternyata sudah lapuk," kata Wayan, Rabu (8/1/2020). 

Menurutnya pascatumbanhnya pohon tersebut tim gabungan BPBD, TNI, Polri dan masyarakat melakukan upaya pembersihan dengan memotong batang pohon dan menyingkirkan dari badan jalan. 

"Akses jalan sempat tertutup sekitar tiga jam, namun pukul 23.20 sudah berhasil dilalui dan kembali normal," ujarnya. 

Wayan memastikan peristiwa itu tidak sampai menimbulkan korban luka maupun jiwa.

Sementara itu, Manajer PLN Trenggalek, Zanuar, mengatakan dampak pohon tumbang di ruas jalan nasional tersebut sempat menganggu pasokan listrik terhadap ribuan pelanggan di Kecamatan Suruh dan Dongko. 

"Tim kami langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan normalisasi, sekitar jam setengah dua belas malam pasokan listrik sudah normal kembali," kata Zanuar. 

Pihaknya mengakui, potensi gangguan listrik akibat pohon tumbang cukup tinggi, terutama di kawasan pegunungan. Untuk meminimalisir kejadian serupa, pihaknya bekerjasama dengan instansi terkait mengimbau masyarakat yang pohonnya berada di dekat jaringan kabel listrik PLN untuk melakukan pemotongan lebih awal. 

"Saya di sini masih baru, tapi sudah sempat keliling di beberapa titik memang potensi pohon tumbang ini relatif tinggi. Selain mengimbau masyarakat kami juga melakukan kegiatan rutin pemeliharaan jaringan termasuk pengeprasan pohon yang di dekat kabel PLN," imbuhnya. 

Sebelumnya pohon tumbang di ruas jalan nasional juga sempat terjadi di Kecamatan Tugu dan menimpa seorang pengendara sepeda motor yang melintas. 

Jelang Pilkada, Bupati Trenggalek Mutasi Puluhan Pejabat


Trenggalek - Menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020, Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin melakukan mutasi puluhan pejabat. Perombakan ini merupakan kali terakhir sebelum masa cuti kampanye. 

Dalam mutasi kali ini terdapat 77 pejabat yang digeser, dengan rincian 3 pejabat tinggi pratama, 34 pejabat administrator dan 40 pejabat pengawas. Bupati berdalih pergeseran ini untuk mengisi sejumlah jabatan yang kosong sekaligus untuk penyegaran optimalisasi roda pemerintahan.  

"Ini mutasi terakhir (sebelum pilkada) kecuali mendapatkan izin tertulis dari Mendagri," kata Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin, Selasa (7/1/2020) sore. 

Dalam mutasi ini terdapat tiga pejabat tinggi pratama yang dilantik, yakni Kepala Dinas Pekejaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Satpol PP Damkar dan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Komindag).  

Arifin mengaku, khusus untuk pejabat tinggi pratama pihaknya telah membuat kontrak kerja khusus. Ia meminta pada tahun ini seluruh pekerjaan fisik pembangunan tuntas dilaksanakan sebelum bulan Desember.

"Salah satu satu kontrak kerja, Desember tidak boleh lagi ada pekerjaan fisik, silakan nanti publik menilai," ujarnya . 

Menurutnya apabila pejabat tersebut tidak mampu menjalankan sesuai komitmen dan waktu yang ditentukan, pihaknya akan memberikan perpanjangan enam bulan. Namun jika tetap tidak mampu, pihaknya mengancam akan melakukan pencopotan hingga diturunkan tingkat eselonnya. 

"Prioritas kinerjanya harus dijalankan tahun ini adalah lelang harus dijalankan sedini mungkin, minimalisir penyelewengan, 
memaksimalkan pengawasan 
Desember evaluasi dan menyiapkan dokumen lelang untuk tahun berikutnya," jelasnya. 

Arifin mengaku, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga merupakan salah satu institusi yang paling banyak dilakukan perombakan. Ia berharap dengan energi baru tersebut, kinerja pelayanan terhadap dunia pendidikan di Trenggalek menjadi lebih baik.

Namun di sisi lain, orang nomor satu di Pemkab Trenggalek ini kesulitan mendapatkan sosok pejabat yang dinilai kayak dan sesuai untuk menduduki jabatan kepala dinas pendidikan. Bahkan tiga pejabat yang memperoleh ranking terbaik dalam lelang jabatan tidak ada yang dipilih.

"Untuk kepala dinas pendidikan akan kami tunjuk plt. Yang ikut lelang saya melihat masih dibutuhkan di tempat yang lama. Kualifikasinya juga belum ketemu dengan yang kami inginkan," ujar Arifin. 

Ribuan Pelajar Trenggalek Serbu Pameran Pendidikan

Trenggalek - Ribuan pelajar dari berbagai sekolah di Trenggalek menyerbu Education Fair atau pameran pendidikan yang diikuti oleh puluhan perguruan tinggi. 

Para siswa yang didominasi oleh pelajar kelas 12 SMK/SMK menjubeli area pameran. Mereka mendapatkan penjelasan langsung sari berbagai perwakilan perguruan tinggi yang ada. Selain perguruan tinggi beberapa lembaga pelatihan vokasi juga ikut serta dalam pameran tersebut.

Ketua Panitia, Ardanu, mengatakan pamerah pendidikan yang diselenggarakan di Hall Majapahit Trenggalek tersebut diikuti oleh 72 perguruan tinggi negeri dan swasta dari berbagai daerah di pulau Jawa. 

"Ini adalah penyelenggaraan tahun yang ke-10. Di sini banyak sekali perguruan tinggi dari berbagai disiplin ilmu," kata Ardanu, Selasa (7/1/2020). 

Menurutnya dalam pemeran pendidikan ini ribuan pelajar SMA maupun SMK di Trenggalek akan mendapat berbagai wawasan dan gambaran terkait perguruan tinggi yang ada di pulau Jawa. Sehingga para pelajar bisa merencanakan jurusan yang akan diambil sesuai dengan bakat dan kemampuan. 

"Jadi para siswa mendapat gambaran, untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi yang diidamkan. Para siswa cukup lihat pameran ini tanpa harus keliling langsung ke kampusnya," ujarnya. 

Sementara itu salah seorang, pelajar, Salma Dia Laksmi Valentina mengaku cukup terbantu dengan adanya pameran pendidikan tersebut, sebab ia mendapat banyak wawasan tentang perguruan tinggi. Pengetahuan itu rencananya akan digunakan sebagai referensi sebelum menentukan program studi yang akan dipilih. 

"Jadi kami bisa lebih tahu tentang perguruan tinggi yang ada di Jawa Timur, Jawa Tengah atau yang lainnya. Kita juga akan terbantu mau masuk ke prodi yang mana," kata Salma. 

Dikonfirmasi terpisah salah seorang pimpinan lembaga pendidikan Pranata Training Centre (PTC), Anggun Permatasari yang menjadi peserta pameran mengapresiasi antusiasme pelajar Trenggalek dalam pameran tersebut.

"Antusiasme pelajar cukup bagus ya, sehingga kami yang dari Sidoarjo cukup senang. Kebetulan dalam pameran kami menawarkan program pelatihan tentang kedirgantaraan," Kata Anggun. 

Lapuk, Rumah Janda Trengalek Roboh

Trenggalek - Bangunan dapur rumah milik seorang janda di Kecamatan Tugu, Trenggalek roboh. Beruntung ambruknya bangunan tidak sampai menimbulkan korban jiwa dan luka. 

Kasubbag Komunikasi Pimpinan Setsa Trenggalek, Dwi Yuni Hartati, mengatakan bangunan yang ambruk tersebut milik Rusmini (63) waega Desa Ngepeh, Kecamatan Tugu, Trenggalek. Rusaknya dapur tersebut bukan akibat hujan deras maupun angin kencang, namun diakibatkan oleh kondisi konstruksi kayu yang telah lapuk. 

"Kejadian itu dini hari tadi. Konstruksinya memang sudah rapuh, jadi pada saat kejadian tidak ada hujan maupun angin. Pemerintah langsung merespons kejadian itu dan hari ini tadi sudah dilakukan kerja bakti bersama warga," kata Yuni, Senin (6/1/2020). 

Saat kejadian robohnya bangunan, pemilik rumah dan anggota keluarganya sedang tidak berada di lokasi kejadian, sehingga kejadian itu tisak sampai menimbulkan korban luka maupun jiwa. 

Sementara itu, relawan Baznas Tanggap Bencana BTB) Trenggalek, Denny mengatakan puluhan warga dan sejumlah instansi terkait bergotong-royong untuk membersihkan sisa-sisa bangunan yang roboh. 

"Untuk membantu mbah Rusmini agar bisa membangun dapurnya, kami dari Baznas dan Dinas Sosial Trenggalek memberikan bantuan biaya perbaikan Rp 5 juta," kata Denny. 

foto istimewa