Kapolres Trenggalek Buka Ruang Dialog, Kades Curhat Tambang Emas,

Trenggalek - Rencana tambang emas di Trenggalek hingga kini masih menuai pro kontra di kalangan masyarakat. Aparat kepolisian meminta masyarakat untuk saling menahan diri. 

Kondisi adanya pro dan kontra tambang disampaikan Kepala Desa (Kades) Karangrejo, Kecamatan Kampak, Purwadi saat melakukan pertemuan bersama seluruh kades se-Kecamatan Kampak dengan Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino, di Telaga Mapahan. 

"Desa Karangrejo dan Ngadimulyo itu masuk dalam peta eksploitasi, karena sesuai izin eksploitasi yang dimiliki perusahaan wilayah Sentul Buluroto itu masuk Karangrejo dan Ngadimulyo," kata Purwadi, Jumat (30/12/2022). 

Menurutnya sampai rencana eksploitasi tersebut memunculkan dua kubu di kalangan masyarakat, antara pro dan kontra tambang. Meski demikian pihaknya memastikan hingga saat ini kondisi masyarakatnya masih cukup kondusif. 

Meski demikian pihkanya khawatir apabila perbedaan pendapat tersebut dibiarkan begitu saja, akan menyimpan potensi konflik horisontal. 

Pihaknya berharap aparat dan pemerintah daerah menjembatani kedua belah pihak agar mampu meredam konflik yang lebih besar. 

"Bisa jadi yang pro ini belum paham, begitu juga pihak kontra bisa jadi juga belum paham yang sebenarnya. Paling tidak ada solusi kedua belah pihak dipertemukan dengan perusahaan," jelasnya. 

Tak hanya itu para kepala desa di Kecamatan Kampak, Trenggalek juga curhat terkait polemik penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), karena harus melakukan sinkronisasi antara aturan dari Kementerian Desa dengan Kementerian Keuangan. 

Sementara itu Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino, mengatakan terkait persoalan tambang emas tersebut pihaknya meminta aparat pemerintah desa untuk tetap berusaha menjaga kondusifitas wilayah agar konflik tersebut tidak melebar. 

"Kami pesan kepada kades untuk tetap menjaga kondusifitas terkait pro dan kontra tambang," jelasnya. 

Pihaknya juga meminta pemerintah ditingkat kecamatan untuk mengkomunikasikan ke jajaran di atasnya terkait aspirasi yang disampaikan oleh pemerintah desa. 

"Sedangkan persoalan APBDes saya rasa bisa dikomunikasikan dengan pohak inspektorat, nanti akan dijelaskan bagaimana langkah yang harus diambil pemdes," imbuh Alith. 

Alith menambahkan, jika pemerintah desa masih ragu terkait APBDes, aparat kepolisian siap untuk diajak konsultasi agar tidak terjadi potensi penyimpangan terhadap aturan perundang-undangan. 

Kapolres menambahkan pihaknya sengaja menggelar program Jumat Curhat di berbagai desa untuk menggali persoalan yang ada di tingkat bawah. Dengan program tersebut diharapkan akan meredam berbagai potensi konflik maupun gangguan kamtibmas. 

"Kami berharap dengan curhat tersebut kita mencari jalan keluar lebih cepat dan tepat," jelasnya. 


Wagub Emil - Jasa Tirta Jelaskan Penyebab Banjir Trenggalek

Reporter : Aby Karuniawan 

Trenggalek - Banjir bandang sempat merendam 30 desa yang tersebar di lima kecamatan di Trenggalek akibat curah hujan ekstrem hingga 300 milimeter. Debit air sungai juga mencapai level tertinggi dalam 15 tahun terakhir.

"Debit air sungai mencapai 750 meter kubik/detik ini tiga terbesar yang pernah terjadi, yaitu 90-an, 2006 dan 2022," kata kata Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak saat meninjau dampak banjir di Trenggalek, Rabu (19/10/2022) malam.

Sementara itu Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) 1, Raymond Valiant Ruritan, mengatakan dari pantauan alat pengukur instensitas curah hujan yang terpasang di tiga lokasi di Trenggalek menunjukkan lonjakan signifikan saat terjadi banjir, Selasa (18/10/2022).

"Tanggal 18 Oktober hujan sangat signifikan yang kita ukur di tiga lokasi, di Kampak, Bendungan dan Tugu. Curah hujan di Kampak itu mencapai 300 milimeter dalam waktu 24 jam," kata Raimond.

Sementara itu curah hujan di wilayah Bendungan tercatat 140 milimeter dalam 24 jam dan di Kecamatan Tugu tercatat 184 milimeter.

"300 milimeter itu sama dengan 30 cm, jadi kalau dikumpulkan tebalnya itu sama dengan penggaris yang biasa dipakai sehari-hari, tebal sekali hujannya," ujarnya.

Tingginya intensitas curah hujan di tiga lokasi tersebut mengakibatkan terjadinya lonjakan debit air di sejumlah anak sungai yang pada di Trenggalek, termasuk Sungai Tugu, Keser serta Prambon.

"Saat anak sungai hendak memasuki Sungai Ngasinan sudah tidak bisa lagi, sehingga terjadilah limpasan keluar dari sempadan sungai dan terjadi genangan di beberapa wilayah," imbuhnya.

Lonjakan debit air yang berasal dari Sungai Ngasinan, Tawing, Tugu, Sungai Bagong dan beberapa anak sungai lainnya dirasakan oleh pintu air Bendo.

"Pintu air Bendo ini sebagai pengendali debit di Sungai Ngasinan,," ujarnya.

Pada saat awal terjadinya peningkatan curah hujan debit air di pintu air Bendo tercatat 569 meter kubik/detik. Dengan peningkatan debit air kondisi Sungai Ngasinan masuk pada level siaga.

Debit air terus mengalami peningkatan hingga puncaknya menyentuh angka 750 meter kubik/detik.

Untuk mencegah terjadinya banjir yang parah, PJT 1 selaku operator pintu air Bendo berusaha melepaskan sebagian besar debit air ke parit raya, untuk selanjutnya dibuang ke laut melalui terowongan Niama Tulungagung.

Raimond mengaku sehari setelah terjadi banjir besar di beberapa wilayah Trenggalek, debit air sungai telah berkurang hingga 50 persen atau sekitar 265 meter kubik/detik.

"Tinggal separuhnya," imbuhnya.

Sementara itu dikonfirmasi terkait aliran banjir yang merembet ke wilayah timur Trenggalek dan Kecamatan Bandung Tulungagung, Raimond memastikan kondisi tersebut bukan luberan dari parit raya yang menuju Niama.

"Itu bukan limpasan dari parit raya sebenarnya, jadi ketika sudah masuk parit raya maka akan langsung dikirim ke terowongan Tulungagung selatan. Kita tentu tidak akan melepaskan debit air melebihi kapasitas parit raya," kata Raimond.

Kondisi banjir di Kecamatan Bandung Tulungagung maupun Kecamatan Durenan merupakan akibat dari limpasan sejumlah anak sungai sebelum pintu air Bendo. 

Rutan Medaeng Dibangun, 1.000 Napi Disebar ke Seluruh Jatim

Trenggalek - 1.000 lebih warga binaan Rutan Kelas 1 Surabaya disebar ke seluruh lembaga pemasyarakatan dan rutan yang ada di Jawa Timur, akibat adanya pembangunan. 88 orang di antaranya dilayar ke Rutan Kelas II B Trenggalek. 

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Trenggalek, Zainal Fanani, mengatakan hari ini pihaknya menerima kiriman puluhan narapidana dari Rutan Kelas 1 Surabaya, Medaeng. Napi tersebut terdiri dari kasus narkoba dan pidana umum. 

"Dari 88 warga binaan tersebut 70 persen dari kasus narkoba, sedangkan sisanya pidana umum. Untuk kasus korupsinya tidak ada," kata Zainal Fanani, Rabu (24/8/2022). 

Pengiriman puluhan warga binaan itu dilakukan karena Rutan Medaeng akan dilakukan proses pembangunan. Sehingga separuh penghuninya harus dipindahkan ke lapas dan rutan yang lain. 

"Medaeng kan mau dibangun, sebagian konstruksinya akan diratakan. Di sana penghuninya sekitar 2.000 orang, sesuai instruksi dari Jakarta separuhnya harus dipindahkan," jelasnya. 

Zainal mengaku dengan tambahan 88 narapidana tersebut jumlah penghuni Rutan Trenggalek saat ini mencapai 716 orang. Jumlah itu jauh melebihi kapasitas rutan. 

"Kapasitas Rutan Trenggalek itu sekitar 208 orang, sehingga dengan penghuni 716, berarti over kapasitas hampir empat kali lipat. Terkait kapasitas ini kami kemarin sudah ajukan ke Jakarta untuk renovasi penambahan," imbuhnya. 

Untuk melakukan pengamanan pihaknya akan memaksimalkan seluruh petugas rutan. Saat ini tercatat ada 74 petugas pengamanan Rutan Trenggalek. "Kebetulan beberapa waktu lalu kami baru dapat tambahan 17 CPNS, sehingga saat ini jumlahnya menjadi 74 orang," kata Zainal. 

Kabar Duka, Hermanto Dardak Ayah Wagub Jatim Meninggal Dunia

Trenggalek - Mantan Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Hermanto Dardak meninggal dunia, setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Pekalongan, Jawa Tengah. Hermanto merupakan ayah dari Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak. 

Kabar duka itu beredar di sejumlah grup WhatsApp. 

"Kabar duka, Innalillahi wa innailaihi roji'uun
Allahumaghfirlahu warhamhu waafihi wafuanhu. Telah meninggal dunia Bpk  A.Hermanto Dardak, karena kecelakaan lalulintas di Pekalongan tadi pagi 20 Agustus 2022. Mohon dimaafkan segala khilafnya. 
(Alm ayahanda dari  Wagub Jatim,  dan juga  mantan Dirjen Bina Marga). Saat ini berada di RS Poso Pekalongan," salah satu kabar di geup WhatsApp Trenggalek, Sabtu (20/8/2022). 

Detikjatim berusaha mengkonfirmasi kebenaran kabar tersebut ke ajudan Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, Tangguh. Ia pun membenarkan berita duka itu. 

"Betul," jawab Tangguh. 

Menurutnya almarhum Hermanto Dardak kemungkinan akan dimakamkan di Jakarta. Saat keluarga besar mantan Wamen PU itu telah berkumpul di Jakarta. 

"Sepertinya di Jakarta mas, semua keluarga di Jakarta Ngumpul di sana," imbuh Tangguh. 

Hermanto Dardak adalah  insinyur kelahiran Trenggalek yang telah menduduki sejumlah jabatan penting di Kementerian Pekerjaan Umum. Pada era Presiden SBY, Hermanto menjabat sebagai Wakil Menteri Pekerjaan Umum. 

Hermanto adalah ayah kandung Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. 

Geliat Petani Jahe Merah Trenggalek Tembus Perusahaan Farmasi

Trenggalek - Kecamatan Pule merupakan sentra penghasil rempah-rempah di Kabupaten Trenggalek. Salah satu produksinya, jahe merah kini mampu menembus perusahaan farmasi herbal berskala nasional. 


Produksi jahe merah tersebut dikembangkan sekitar 50 petani dari Desa Pule, Pakel dan Jombok yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Sari Bumi. 

Ketua Bumdesma Sari Bumi, Hari Subiyanto mengatakan, saat ini dalam satu bulan pihaknya mampu memproduksi tiga ton jahe kering dan siap dipasok ke pabrik farmasi. 

"Kalau cuaca normal itu dalam dua hari sekali panen sekitar 1,6 ton jahe merah basah dan hasilnya dua kwintal kering. Jadi kalau satu bulan ya sekitar tiga ton," kata Hari Subiyanto, Kamis (11/8/2022). 

Menurutnya untuk menembus perusahaan farmasi, membutuhkan proses yang panjang, karena jahe produksinya harus memiliki kualitas terbaik dan lolos kualifikasi yang telah ditetapkan oleh pabrik. 

"Proses tanam hingga pengeringan itu diawasi dan didampingi oleh perwakilan dari perusahaan. Kami hadus menerapkan SOP yang telah ditentukan, sehingga hasilnya benar-benar berkualitas," ujarnya. 

Menurutnya sebelum menjalin kemitraan dengan perusahaan, Bumdesma Sari Bumi sempat memproduksi beraneka macam rempah-rempah. Namun produksinya kala itu tidak mampu memberikan hasil memuaskan bagi para petani, sebab harga jualnya fluktuatif dan sering dipermainkan oleh tengkulak. 

"Kemudian seiring berjalannya waktu akhirnya kami bertemu dengan perusahaan ini dan melakukan kerja sama melalui sistem kemitraan," imbuhnya. 

Melalui pendampingan yang dilakukan secara kontinyu, produksi jahe dari para petani mengalami peningkatan yang signifikan. Jika sebelumnya satu kilogram bibit jahe merah menghasilkan 7 kilogram, saat ini bisa maksimal hingga 13 kilogram. 

"Karena perlakuan berbeda, kalau yang dulu ya asal menanam saja," kata Hari. 

Melalui program kemitraan, pihkanya saat memiliki pangsa pasar yang jelas. Seluruh produksinya yang telah lolos kualifikasi mampu diserap oleh pabrik. 

"Kalau dulu, kami ini seperti sungai yang tidak ada muaranya. Sekarang sudah jelas," imbuhnya. 

Selain itu stabilitas harga jual petani terjamin. Jika saat ini di pasaran harga jahe merah hanya Rp 2.500/kg, harga jahe merah basah dari para petani yang tergabung dalam bumdesma diserap dengan harga Rp 7.000/kg. 

"Kemudian jahe kering kami pasok ke pabrik dengan harga Rp 80 ribu/kg. Harga basah dan kering terpaut jauh, karena 1,6 ton itu keringnya jadi dua kwintal saja," imbuhnya. 

Dengan jaminan stabilitas harga dan pangsa pasar yang jelas, para petani di desanya bisa mendapatkan penghasilan yang lebih pasti. 

"Jahe merah itu masa tanamnya selama 10 bulan, kalau pengolahan lahan dan pemupukan dasarnya telat, hasilnya akan maksimal," imbuh Hari. 

Sementara itu perwakilan PT Bintang Toedjoe, Lidya Wardaya, mengatakan kemitraan dan pendampingan tersebut sengaja dilakukan oleh perusahaan agar kualitas produksi jahe merah lebih baik dan sesuai kualifikasi. 

Pihaknya mengaku, masih banyak petani yang mengolah lahan secara konvensional, sehingga hasil produksinya kurang maksimal. "Dasar kami melakukan kemitraan ini adalah untuk mendukung peningkatan kesejahteraan petani,"   kata Lidya. 

Danrem 071/DSJ Gelar Ngetrail Bareng Sambil Berbagi di Trenggalek


Trenggalek - Komandan Korem 081/DSJ memiliki cara yang unik untuk memaksimalkan kinerja jajarannya. Salah satunya dengan "ngetrail bareng" di beberapa wilayah kerjanya. 

Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Deni Rejeki, mengatakan kegiatan ngetrail bareng menjadi salah satu bentuk komunikasi dengan para dandim maupun danramil. Selain itu pihaknya juga sekaligus menyalurkan hobi sambil menikmati alam. 

"Seperti hari ini kami hadir bersama sembilan dandim di wilayah kerja Korem 081/DSJ di Trenggalek. Sejak Senin sampai dengan Jumat sudah disibukkan dengan aktivitas, akhir pekan kami refreshing sambil menyalurkan hobi," kata Kolonel Inf Deni Rejeki, Sabtu (16/7/2022). 

Menurutnya Trenggalek merupakan lokasi menarik untuk menjajal adrenalin, karena memiliki jalur trail yang menantang dan panorama alam yang indah. 

Di tengah aktivitas ngetrail tersebut pihaknya juga menggelar bakti sosial dengan membagikan sembako kepada masyarakat miskin di sekitar lokasi yang dilintasi. 

"Ada paket sembako yang kami bagikan, ini sesuai dengan perintah Bapak KSAD, agar TNI hadir dan memberikan solusi. Hari ini kita ngetrail dari Kampak sampai dengan Karangan Trenggalek," jelasnya. 

Deni menjelaskan, kebersamaan dengan para dandim maupun danramil tersebut juga sekaligus sarana untuk menyerap informasi dan perkembangan wilayah. 

"Ada informasi perkembangan wilayah bisa disampaikan juga. Jadi sambil olah raga sambil nyatai sambil kerja juga," kata Deni. 

Danrem 081/DSJ Panen Raya Padi Jepang di Trenggalek

Trenggalek - Komandan Korem 081/DSJ menggelar panen raya padi Japonica varietas Koshihikari bersama kelompok tani di Trenggalek .  

Danrem 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Inf Deni Rejeki, mengatakan program panen raya padi Japonica tersebut merupakan kerjasama antara korem dengan petani dan PT ATM tersebut dilakukan untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat, melalui jenis padi berkualitas. 

"Sesuai perintah Bapak Kasad, melakukan kegiatan nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Makanya kami memberikan solusi kepada petani, sehingga bisa menanam padi Japonica," kata Kolonel Inf Deni Rejeki. 

"Padi Japonica ini keunggulannya bisa kita lihat langsung di sawah, ini ada padi Japonica dan ada padi lokal, tingginya beda, bisa sampai 120 sentimeter," jelasnya. 

Menurutnya padi tersebut merupakan varietas unggul dan memiliki rasa yang pulen. Selain itu varietas tersebut juga memiliki nilai jual lebih tinggi dari padi jenis lainnya. 

Selain di Trenggalek pihaknya juga melakukan pendampingan penanaman padi Japonica di sejumlah daerah lain. Hasil produksi padi asal Jepang tersebut bisa mencapai 8 hingga 10 ton/hektare. 

"Kami juga coba di Kabupaten Ngawi sebagai sentra beras ketiga nasional. Kami punya lahan TNI AD, kemarin kami sudah mengolah 1,6 hektare. Kemudian 22 hektare kami sudah panen, selanjutnya kami olah dan tanam padi Japonica," imbuhnya. 

Dandrem mengaku, program penanaman padi Jepang tidak hanya sekedar tanam, namun mendapatkan pendampingan langsung dari tim, sehingga hasilnya bisa maksimal. 

"Hasilnya, dari PT ATM siap untuk membeli dengan harga tinggi," imbuhnya. 

Salah seorang petani di Dusun Jeruk, Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan, Trenggalek, Suparman, mengatakan uji coba tanam dilakukan pada area persawahan seluas 3 hektare. Proses tanam padi Jepang tersebut hampir sama dengan padi jenis lainnya, sehingga mudah diaplikasikan oleh petani lokal. 

Menurutnya, padi Japonica dinilai memiliki kualitas yang lenih bagus dibandingkan padi lokal. Varietas tersebut memiliki bulir padi yang lebih besar dengan bentuk setengah membulat. Dalam satu tangkai padi mampu menghasilkan sekitar 170 bulir. 

"Alhamdulillah hasilnya bagus. Ini mau kita panen," kata Suparman, Jumat (15/7/2022). 

Menurutnya padi Japonica tersebut pertumbuhan batangnya cukup tinggi, namun lebih tahan terhadap terpaan angin, sehingga tidak rawan roboh. "Kalau hama wereng tetap ada, tapi masih bisa dikendalikan," jelasnya. 

Di sisi lain salah seorang perwakilan PT ATM, Djoko Ardhityawan, mengatakan tanaman padi tersebut cocok ditanam di berbagai jenis lahan hingga ketinggian 700 meter di atas permukaan laut.  

"Padi Japonica memiliki kadar gula yang rendah sekali, bisa di bawah beras merah, sekitar 12 sampai 15 persen," jelasnya. 

Teliti Sumber Air, Perusahaan Tambang Emas Trenggalek Gandeng Badan Geologi

Trenggalek - Perusahaan tambang emas di Trenggalek, PT Sumber Mineral Nusantara (SMN) bakal menggandeng Badan Geologi guna meneliti sumber mata air di wilayah operasi tambang. Penelitian dilakukan guna memastikan operasional tambang tidak menganggu masyarakat. 

"Upaya kami berkoordinasi dengan Badan Geologi sejalan dengan arahan Pak Bupati Trenggalek. Beliau dalam pernyataannya meminta perusahaan melibatkan badan yang berkompeten dan memiliki kapasitas sesuai dengan keahliannya, yakni Badan Geologi," kata External Affairs PT SMN, Handi Andrian, Sabtu (18/6/2022). 

Pihak mengaku sepakat untuk menjalin kerjasama dengan lembaga vertikal itu. Sehingga operasional tambang yang akan dilakukan SMN membawa manfaat dan dampak positif untuk masyarakat. 

Menurutnya, operator tambang akan menjalankan operasionalnya di Trenggalek sesuai dengan regulasi yang telah ada. Upaya penelitian itu dilakukan guna menjawab isu di masyarakat yang menyebut operasional tambang emas itu akan menghilangkan sumber daya air. 

"Kehadiran perusahaan tidak boleh menyengsarakan masyarakat. Air itu sumber kehidupan. Perusahaan dan karyawannya, jika sudah beroperasi, juga butuh air. Jadi tidak mungkin perusahaan akan menghilangkan sumber air yang sangat dibutuhkan oleh semua pihak, termasuk perusahaan," jelasnya. 

Dengan penelitian yang dilakukan secara profesional dan independen, diharapkan seluruh pihak dapat melihat kondisi riil sumber daya air yang ada di wilayah tambang. 

"Kami tidak ingin membantah tanpa dasar. Biarkan pihak yang independen dan ahli yang melakukan penelitian," imbuh Handi. 

Pihaknya menegaskan investor tambang yang masuk ke Trenggalek secara profesional dam sesuai dengan regulasi yang ada, dipastikan akan memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemerintah daerah. 

Manfaat tersebut mulai dari lapangan pekerjaan, pendapatan asli daerah, peluang usaha baru hingga meningkatnya perekonomian lokal Trenggalek. 

"SMN berkomitmen untuk terbuka serta menerima masukan yang membangun dan bermanfaat untuk masyarakat. Kebersamaan dalam membangun daerah sangatlah diperlukan. Perusahaan juga perlu diawasi secara baik agar ia berjalan tetap sesuai dengan aturan yang ada," jelasnya. 

Handi Andrian menambahkan hingga saat ini pihaknya belum melakukan eksploitasi atau penambangan. Kini PT SMN masih melakukan penelitian di wilayah yang telah diizinkan. 

"Segala operasional di lapangan, akan disosialisasikan terlebih dahulu ke masyarakat sekitar. Perusahaan berharap, kehadirannya dapat memberi manfaat secara optimal," pungkasnya. 

Ratusan Guru P3K Trenggalek Terima SK Sambil Tebar Lele dan Tanam Pohon

Trenggalek - Ratusan guru yang diterima menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkup Pemkab Trenggalek resmi menerima surat keputusan (SK) pengangkatan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Uniknya, penerimaan digelar di lokasi wisata desa, sambil menebar bibit lele dan tanam pohon. 

Salah seorang guru P3K Trenggalek Edi Widyanto, mengatakan jumlah guru yang menerima SK P3K berjumlah 370 orang. Para guru ini merupakan hasil rekrutmen P3K angkatan 1 Tahun 2021.

Penyerahan SK sengaja digelar di wisata embung Beji Maron, Desa Karanganyar, Kecamatan Gandusari, Trenggalek. Usai menerima SK, perwakilan guru melakukan pelepasan bibit ikan lele di kawasan embung. 

"Jumlah ikan lele yang kami tebar sekitar 1 kwintal. Semoga lele ini bisa menjadi daya tarik wisata, karena bisa dimanfaatkan untuk memancing," kata Edi Widyanto, Kamis (16/6/2022). 

Menurutnya, tidak hanya menebar benih lele, para ASN P3K tersebut juga menggelar aksi tanam pohon di kawasan embung. Hal ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur karena lolos menjadi ASN, sekaligus sebagai upaya untuk mendukung pelestarian lingkungan. 

"Ini adalah bentuk dari kepedulian lingkungan dan juga mendukung perekonomian desa melalui destinasi wisata. Karena selain ini, kami juga memberikan bantuan berupa alat perada edukasi (APE). Kami bersyukur sekali, karena bisa bergabung menjadi ASN P3K, apalagi yang sudah mengabdi lama," jelasnya. 

Terkait pengangkatan ratusan P3K tersebut, pihaknya berkomitmen untuk menjalankan tugas dan fungsi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Pihaknya berjanji akan bekerja semaksimal mungkin untuk mendukung kemajuan pendidikan melalui unit kerja masing-masing. 

"Kami siap mendukung penuh program-program pemerintah. Dengan kinerja yang baik, maka ke depan tidak ada lagi keraguan pemerintah daerah untuk mempertahankan kami sebagai ASN," jelas Edi. 

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Trenggalek Eko Juniati mengtakaan pihaknya akan melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap kinerja para P3K tersebut. Mekanisme pembinaan akan dilakukan seperti ASN yang lain. 

"Mereka ya harus berkinerja yang baik dan berperilaku dengan baik. Sama dengan ketentuan di ASN atau PNS," jelasnya. 

Eko menambahkan P3K tersebut terikat kontrak kerja selama tahun. Setelah dua tahun berjalan pihaknya akan melakukan evaluasi, jika memiliki kinerja yang layak, maka akan dilakukan perpanjangan kontrak secara berkala. 

"Maksimal kontrak sampai usia 60 tahun," imbuhnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Trenggalek, Totok Rudianto menjelaskan para guru yang lolos seleksi tahap satu menvapaiu 370 orang, sedangkan pada tahap dua sebanyak 176 guru. 

"Untuk 2022 ini kami mengusulkan ke BKN 500 formasi guru P3K dan tahun 2023 kami usulkan 600 formasi guru P3K," kata Totok. 

Pengusulan tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan guru di Trenggalek. 

Relawan Pendukung Ganjar Gelar Bazar Minyak Goreng Murah di Trenggalek

Trenggalek - Ratusan ibu rumah tangga di Kecamatan Watulimo, Trenggalek menyerbu bazar minyak goreng (migor) seharga Rp 15 ribu/liter yang digelar pengurus pusat Sahabat Indonesia Bersatu (Siber). Harga jual migor jauh di bawah pasaran. 

Ketua Umum Siber, Tedi Supriadi, mengatakan penyaluran 300 liter minyak goreng murah itu digelar di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo. Hal ini sengaja dilakukan untuk meringankan beban masyarakat, sebab per 1 Juni 2022, pemerintah telah mencabut subsidi minyak goreng, sehingga harga jual mengikuti harga pasar. 

"Yang kami lakukan ini sekadar untuk membantu masyarakat, guna mendapatkan minyak goreng murah. Kegiatan seperti ini kami gelar di berbagai daerah, tiap daerah kami beri 300 liter kemasan untuk dijual murah kepada masyarakat," kata Tedi Supriadi, Minggu (5/6/2022). 

Sementara itu Koordinator Daerah (Korda) Siber Trenggalek, Eddy Sulistyono, menjelaskan penyaluran minyak goreng murah itu dilakukan dengan sistem kupon. Setiap pemegang kupon hanya diperbolehkan membeli satu liter minyak goreng. 

"Satu orang satu liter, agar bisa merata. Minyak goreng ini sebelumnya kami beli dari distributor dengan harga normal, kemudian oleh ketua kami Pak Tedi, disubsidi sehingga bisa dijual dengan harga Rp 15 ribu/liter," jelasnya. 

Dari pantauan di lapangan, antusiasme masyarakat cukup tinggi, bahkan belum ada satu jam, stok migor murah itu ludes terjual. 

Eddy berharap penjualan migor tersebut dapat membantu masyarakat Prigi, mengingat saat ini harga minyak masih cukup tinggi, yang berkisar antara Rp 23 ribu hingga Rp 25 ribu/liter. 

Lanjut dia kegiatan itu juga sekaligus sebagai upaya pengenalan masyarakat terhadap sosok Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang terus didorong untuk maju sebagai calon presiden. 

"Tentu harapan kami kegiatan seperti bisa menyatukan masyarakat Prigi pada khususnya dan Trenggalek pada umumnya. Kami juga mengajak masyarakat bersatu untuk mendukung Pak Ganjar," imbuhnya. 

Menurutnya pergerakan para relawan pendukung Ganjar terus dilakukan secara masif di berbagai daerah, melalui berbagai organisasi relawan. Ia berharap dengan pergerakan maksimal akan meningkatkan elektabilitas Ganjar Pranowo, sehingga dicalonkan sebagai capres 2024. 

"Harapannya ya Pak Ganjar dapat rekomendasi untuk menjadi capres," imbuhnya. 

Dorong Terwujudnya Perumahan Inklusif Difabel, PLN Salurkan Bantuan Rp 120 Juta

Dorong Terwujudnya Perumahan Inklusif Difabel, PLN Salurkan Bantuan Rp 120 Juta

Trenggalek - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp 120 juta untuk pengembang perumahan inklusif khusus difabel di Trenggalek. 

Bantuan diberikan kepada Yayasan Naema Trenggalek selaku pengelola perumahan difabel di Desa Prambon, Kecamatan Tugu, Trenggalek. 

Menurut Analys Kinerja dan PIC CSR Unit Kerja PT PLN UPT Madiun. Tomijan, mengatakan pemberian bantuan tersebut sengaja diberikan kepada Yayasan Naema, karena dinilai sangat diperlukan, terutama untuk melengkapi sejumlah fasilitas perumahan difabel. 

"Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat, khususnya bisa mengembangkan fasilitas, sarana dan prasarana di Yayasan Naema ini," kata Tomijan, Jumat (27/5/2022). 

Sementara itu pengelola Yayasan Naema Taryaningsih, mengaku bersyukur bisa mendapatkan bantuan dari PLN. Donasi tersebut akan digunakan untuk melakukan pengembangan kawasan di lingkungan perumahan. 

Dijelaskan hingga saat ini pihaknya telah berhasil membangun 11 unit rumah yang khusus digunakan para difabel.  Rencananya yayasan akan kembali melanjutkan pembangunan hingga menjadi 20 unit. 

"Terima kasih untuk PLN karena sudah menyalurkan bantuan CSR-nya kepada kami. Semoga bisa kami manfaatkan semaksimal mungkin untuk pengembangan kawasan inklusif ini," kata Taryaningsih. 

Menurutnya kawasan inklusif sengaja dibangun sebagai bentuk kepedulian kepada kaum difabel di Trenggalek. Ide itu muncul dari pengalamannya selama belasan thaun membina kaum difabel.

"Perumahan ini saya bangun ketika teman-teman (difabel) itu sudah berkeluarga dan akan membuka usaha. Ketika mereka sudah lulus dari tempat kami (yayasan) dan punya keahlian, kemudian balik ke rumah masing-masing akan kesulitan untuk melakukan pemasaran," ujarnya. 

Kesulitan tersebut sangat mungkin terjadi, sebab mereka harus berjuang sendiri tanpa adanya dukungan maksimal dari lingkungan sekitar. Namun dengan terbentuknya perumahan inklusif, para kaum difabel bisa bergerak bersama dengan menyediakan layanan usaha yang beraneka ragam. 

"Di sini ini rumah sekaligus tempat usaha, sehingga teman-teman akan lebih mudah untuk memasarkan," imbuhnya. 

Lebih lanjut Tarya menjelaskan, keberadaan perumahan tersebut dibangun secara terbuka dan terintegrasi dengan lingkungan sekitarnya. Dengan konsep tersebut masyarakat difabel bisa saling berinteraksi dengan masyarakat kampung. 

Sedangkan untuk memudahkan mobilitas difabel, kawasan perumahan Inklusif dilengkapi dengan sejumlah sarana dan prasarana yang ramah untuk penyandang disabilitas. Seluruh jalan dilengkapi guiding block untuk akses jalan tuna netra, selain itu jalan lingkungan juga dibangun rata dan mudah diakses kursi roda atau alat bantu jalan yang lain. 

"Dengan adanya perumahan ini, disabilitas biaa berbaur dengan masyarakat sekitar. Kalau pagi mereka beli sayur bersama, kemudian melakukan aktivitas beribadah bersama dam juga kegiatan kemasyarakatan lain, seperti selamatan maupun nikahan," jelas Tarya. 

Asisten Intelijen KSAD Tinjau TMMD di Trenggalek

Trenggalek - Markas Besar (Mabes) TNI Angkatan Darat (AD) menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) serentak di 50 lokasi di seluruh Indonesia. Program tersebut dilakukan untuk membantu percepatan pembangunan infrastruktur daerah.

Asisten Intelijen KSAD, Mayjen TNI Suko Pranoto saat meninjau pelaksanaan TMMD di Desa Bogoran, Kecamatan Kampak, Trenggalek, mengatakan program kolaborasi  bersama pemerintah daerah dan masyarakat desa tersebut dilakukan dengan menggerakkan potensi TNI AD untuk pelaksanaan kegiatan pembangunan fisik maupun non fisik. 

"Setiap tahun memang ada program khusus (TMMD) ini, gotong royong untuk kesejahteraan masyarakat dibantu dengan anggaran pemda. Anggaran negara yang dititipkan Pak Bupati untuk membangun ini, tenaganya tentara atau swakelola, tenaganya gratis," kata Mayjen TNI Suko Pranoto, Rabu (18/5/2022). 

Menurutnya program yang dulu bernama ABRI Masuk Desa tersebut juga berkolaborasi dengan masyarakat setempat untuk bergotong royong melakukan pembangunan secara beramai-ramai. Titik lokasi pembangunan disesuaikan dengan program yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah. 

"Seperti di Trenggalek ini ada pavingisasi jalan, rabat jalan, renovasi rumah tidak layak huni, pembangunan tembok penahan jalan dan sebagainya. Anggarannya di sini lumayan besar ada Rp 1,2 miliar," jelasnya. 

Pihaknya berharap dengan program kolaborasi tersebut pembangunan daerah bisa terlaksana dengan baik dan memiliki kualitas yang lebih baik. Sebab tenaga pembangunan disokong langsung oleh TNI dan masyarakat sekitar. 

Sementara itu Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, menyambut baik program TMMD yang digelar oleh TNI AD, karena dapat memaksimalkan kerja pembangunan yang digelar oleh pemerintah daerah.

"Ini sangat bermanfaat untuk masyarakat. Kami jadi lebih mudah juga, karena prosesnya swakelola dan semua energi dikerahkan, sehingga hasilnya maksimal. Kalau seperti ini tidak ada yang mikir untung, yang dipikir bagaimana masyarakat terlayani dengan baik," kata Arifin. 

Dijelaskan pekerjaan pembangunan melalui program TMMD memiliki kualitas pekerjaan yang baik, karena anggaran bisa lebih difokuskan pada fisik pembangunan. 

"Kami senang juga, karena bukan hanya fisik saja sasarannya, tapi juga ada percepatan vaksinasi, ada juga tindakan preventif promotif gerakan hidup sehat," ujarnya. 

Pihaknya menambahkan, akses jalan dan infrastruktur yang dikerjakan melalui program TMMD berada di kawasan pedesaan yang sangat membutuhkan sentuhan pembangunan lebih cepat. "Kebetulan lokasinya saat ini di Desa Bogoran, Kecamatan Kampak. Sebetulnya, kalau bicara anggaran, berapapun tidak cukup untuk pembangunan," imbuhnya. 

Bupati menambahkan, selain pembangunan melalui TMMD, pihaknya juga tetap menjalankan pembangunan infrastruktur lain sesuai dengan perencanaan yang telah teranggarkan di APBD Trenggalek. 


Bantu Pulihkan Ekonomi di tengah Pandemi, PT Admira Trenggalek Bagikan Sembako dan Minyak Goreng di HUT ke-7

Trenggalek - Dalam rangka hari jadi PT. Alam Damai Mitra Raya Admira (PT Admira) Trenggalek ke 7 tahun, manajemen perusahaan membagikan ratusan paket sembako, Kamis 17 Februari 2022. 

Ratusan paket itu dibagikan perusahaan kepada warga sekitar pabrik play wood itu di Desa Tumpuk dan Desa Gondang, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. 

Sembako yang dibagikan berisi salah satunya minyak goreng. Selain itu, ada juga beras dan gula.

Direktur Utama PT Admira Hendrik Jong mengatakan, pembagian paket sembako itu untuk membantu memulihkan ekonomi warga akibat Covid-19. 

Khusus minyak goreng, pihaknya sengaja membagikannya mengingat stoknya yang kini langkah.

Kalaupun ada, warga harus mengantre untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga murah.

 "Ada sebanyak 175 paket sembako yang kami bagikan kepada warga sekitar pabrik," kata Hendrik Jong, Kamis 17 Februari 2022.

"Karena pandeminya belum berakhir, kami punya inisiatif berbagi sembako kepada mereka. Dan kMi berharapdapat memberi manfaat kepada warga, "jelasnya. 

175 paket itu diantaranya dibagikan kepada warga Desa Gondang RT 8 / RW 2 dengan 4 paket dan RT 9 / RW 2 sebanyak 15 paket.

Kemudian, Desa Tumpuk RT 4 / RW 2 sebanyak 49 paket, RT 5 / RW 2  dengan 64 paket, RT 6 / RW 3 sebanyak 15 paket dan RT 11 / RW 4 berjumlah 13 paket, RT 2 / RW 1 dengan 1 paket, RT 8 / RW 3 sebanyak 1 paket, RT 10 / RW 4 dengan 2 paket serta warga RT 11 / RW 4 dengan 1 paket. 

"Kami juga peduli kepada perangkat Desa Gondang dan Desa Tumpuk. Kami bagikan juga sebanyak 10 paket," pungkasnya.

Program USAID JAPRI Bantu Disabilitas, Anak Muda, dan Perempuan untuk Kembangkan Usaha

Surabaya - Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur merayakan hasil kemitraan lima tahun yang telah membantu lebih dari 24.000 anak muda, sebagian besar perempuan, memulai usaha atau meningkatkan laba.

Melalui program USAID Jadi Pengusaha Mandiri (USAID JAPRI) senilai 4,4 juta dolar, pemerintah AS telah memberikan pelatihan, mentoring, dan fasilitasi peluang dana bagi anak muda, perempuan, dan penyandang disabilitas untuk mewujudkan impian kewirausahaan.

Sebagai bagian dari program ini, USAID memberikan dana awal sebesar 110.000 USD kepada 850 perempuan dan penyandang disabilitas untuk membantu memulai usaha baru atau membantu memulihkan pendapatan yang hilang akibat COVID-19. USAID juga meningkatkan keterampilan literasi digital di antara pelatih dan wirausaha lokal agar usahanya lebih bisa bertahan.

"USAID bekerja bahu membahu dengan masyarakat Indonesia untuk mengakhiri diskriminasi dan mempromosikan kesempatan yang sama bagi ribuan anak muda, perempuan, dan penyandang disabilitas untuk membantu mereka mewujudkan potensi ekonomi sepenuhnya, membangun usaha kecil, dan mendapat penghasilan yang lebih baik," kata Direktur USAID Jeff Cohen di Hotel Grand Mercure, Surabaya, Jawa Timur, Rabu 9 Februari.

Jeff menjelaskan bahwa pengusaha kecil atau usaha mikro berkontribusi pada ekonomi lokal dengan membawa pertumbuhan dan inovasi ke komunitas tempat mereka beroperasi. Usaha mikro juga membantu merangsang pertumbuhan ekonomi dengan menyediakan lapangan kerja.

Dalam kesempatan itu Jeff Cohen juga menjelaskan visinya mengenai kesetaraan bagi perempuan dan disabilitas.

"Visi kami adalah dunia yang sejahtera dan damai di mana perempuan dan penyandang disabilitas menikmati kesempatan ekonomi yang sama dan sama-sama diberdayakan untuk mengamankan kehidupan yang aman dan sejahtera bagi diri mereka sendiri dan keluarga mereka," ujarnya.

Di kesempatan yang sama salah satu peserta dari kelompok usaha disabilitas Puji Rahayu mengaku terbantu dengan pelatihan USAID JAPRI. Puji yang saat ini memiliki usaha batik ini menilai program USAID JAPRI bisa menjadi contoh bagi program-program lain untuk para disabilitas menjadi lebih mandiri.

"Pelatihan USAID JAPRI sangat membantu usaha saya dan juga teman-teman disabilitas lain lebih berkembang. Saya berharap ke depan ada program serupa yang bisa memberikan pelatihan bagi disabilitas agar mereka mandiri dan bertahan di masa pandemic," kata Puji.

Letkol Kav Peddy Adi Jabat Dandim 0806 Trenggalek


Letkol Kav Peddy Adi Jabat Dandim 0806 Trenggalek

Trenggalek - Tampuk Komandan Kodim 0806 Trenggalek mengalami pergantian. Jabatan yang sebelumnya diemban Letkol Arh Uun Samson Sugiarto, kini dijabat Letkol Kav Peddy Adi Prasetyo. 

Letkol Kav Peddy sebelumnya menjabat Komandan Bataliyon Kavaleri 3 Andhaka Cakti Malang. Sedangkan Letkol Arh Uun kini mendapatkan promosi jabatan menjadi Pabandya 4, Juk Spaban VIII, Binjemen Srenad, Mabes TNI AD. 

Di sela-sela upacara pisah sambut yang digelar di Makodim Trenggalek, dandim baru mengaku akan meneruskan kinerja positif yang telah dijalankan oleh dandim sebelumnya. Pihaknya juga berjanji akan menjalin hubungan baik dengan pemerintah daerah, kepolisian, maupun komponen yang lain. 

"Apa yang sudah dilakukan Pak Uun nanti akan kami teruskan dan tetap membina hubungan yang baik dengan forkopimda. Kami juga mendoakan semoga sukses karirnya," kata Peddy, Selasa (11/1/2022). 

Menurutnya, sebagai pejabat baru, pihaknya akan mempelajari ritme dan karakter dari seluruh komponen di internal Kodim 0806 Trenggalek. Selanjutnya Ia akan menjalankan program kerja secara maksimal untuk membantu dalam kemajuan masyarakat Trenggalek. 

"Kami akan pelajari dulu, agar tahu langkah apa yang perlu saya ambil untuk ke depan," ujar perwira menengah lulusan Akademi Militer (Akmil) 2002 tersebut. 

Sementara itu Letkol Arh Uun Samson Sugiarto, berpamitan kepada seluruh keluarga besar Kodim 0806 maupun masyarakat Trenggalek. Pihaknya mengaku banyak memiliki pengalaman yang menarik dan mengesankan selama setahun lebih berdinas di kota alen-alen. 

"Saya mohon izin undur diri, pengganti saya Letkol Peddy. Trenggalek luar biasa di bawah kepemimpinan Bapak Bupati. Beliau mengayomi seluruh forkopimda," kata Uun. 

Ia berpesan kepada penerusnya agar selalu menjaga hubungan baik dengan pemerintah daerah kepolisian maupun instansi yang lain. 

Korem 081/DSJ Tuntaskan Penyaluran Bansos Dari Pemerintah Pusat

Trenggalek - Komando Resor Militer (Korem) 081 Dhirotsaha Jaya Madiun memastikan seluruh bantuan sosial (bansos) yang digelontorkan pemerintah pusat, berupa beras dan uang tunai telah tersalurkan seluruhnya kepada masyarakat. Bantuan disalurkan ke 10 kabupaten/kota di wilayah kerjanya. 

Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, saat kegiatan baksos di Trenggalek, mengatakan bansos beras yang tersalurkan melalui jajaran TNI di wilayahnya mencapai 684.930 Kg. Beras tersebut didistribusikan ke 10 kabupaten/kota meliputi Pacitan, Ponorogo, Kabupaten/Kota Madiun, Magetan, Ngawi, Nganjuk, Tulungagung dan Trenggalek. 

"Berapa bulan yang lalu semuanya sudah tersalurkan oleh seluruh jajaran kami kepada masyarakat. Semuanya dilaporkan secara rinci, karena diiringi dengan bukti tertulis maupun dokumentasi," kata Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, Selasa (4/1/2022). 

Rincian beras yang tersalurkan terdiri dari Kodim 0801 Pacitan 124.040 Kg, Kodim 0802 Ponorogo 65.680 Kg, Kodim 0803 Madiun 61.790 Kg, Kodim 0804 Magetan 65.720 Kg, Kodim 0805 Ngawi 65.540 Kg, Kodim 0806 Trenggalek 61.790 Kg, Kodim 0807 Tulungagung 60.040 Kg, Kodim 0808 Blitar 61.290 Kg dan Kodim 0810 Nganjuk 119.040 Kg. 

Menurutnya distribusi bantuan tersebut merupakan komitmen TNI untuk membantu pemerintah dalam mempercepat penyaluran kepada masyarakat. Sehingga dapat mengurangi beban warga akibat pemberlakuan PPKM COVID-19. 

Waris menambahkan proses penyaluran bantuan sosial itu pihaknya menggerakkan seluruh komponen di jajaran Kor 081/DSJ hingga tingkat paling bawah. Pihaknya mengklaim penyaluran dilakukan hingga kawasan pelosok desa yang sulit dijangkau. 

Danrem menambahkan, selain bantuan beras, pihaknya juga ikut membantu proses penyaluran bantuan uang tunai kepada para pedagang kali lima dan warung. Jumlah total bantuan langsung yang tersalurkan mencapai Rp 44,4 miliar. 

"Bantuan kepada masyarakat pedagang kaki lima dan warung semuanya sudah tersalurkan. Langsung ditransfer, semuanya sudah selesai dikerjakan oleh satuan jajaran Korem 081 melalui jajaran kodim yang diberikan tugas dan tanggung jawab. Satu orang mendapatkan Rp 1.200.000," imbuhnya. 

Orang nomor satu di Korem 081 ini menambahkan, selain gelontoran program bantuan dari pemerintah pusat, pihaknya juga menggelar berbagai kegiatan sosial untuk membantu masyarakat. 

"Seperti hari ini kami nge-trail sambil menyalurkan bantuan sembako dan sejumlah uang kepada masyarakat di daerah sulit yang menjadi jalur perlintasan. Hari ini ada 50 paket," ujar Waris. 

Pihaknya berharap kolaborasi dengan seluruh komponen dalam penyaluran.bantuan dapat meringankan beban masyarakat. "Acara Nge-trail seperti ini masyarakat tidak hanya mendapatkan suara bising saja, tapi juga menerima bantuan, sehingga mereka senang," imbuhnya.