GOLKAR TRENGGALEK DILAMAR TIGA CAKADA

Trenggalek - Tiga tokoh yang digadang-gadanga akan maju sebagai calon Bupati Trenggalek, periode 2015-2020 ramai-ramai mendaftar dalam penjaringan calon kepala daerah (cakada) yang diselenggarakan Partai Golongan Karya (Golkar).

Ketua DPD Partai Golkar Trenggalek, Wakidi, senin mengatakan, tiga tokoh yang meramaikan penjaringan cakada tersebut antara lain, Ketua DPC PKB Trenggalek, Kholiq, Suami artis Arumi Bachsin, Emil Elistianto Dardak dan pengusaha muda, Mochammad Nur Arifin.

"Alhamdulillah, ternyata Partai Golkar masih dilirik para calon bupati. Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk melakukan seleksi, hingga ada peentuan rekomendasi," katanya.

Pengusaha gaek ini menjelaskan,  untuk tahap berikutnya, tim penjaringan cakada akan menggodok nama-nama yang masuk tersebut melalui kajian dan analisa internal, guna mengetahui rekam jejak kapabilitas para calon.

"Berbagai latar belakang itulah yang akan menjadi beberapa bahan pertimbangan, kepada siapa Partai Golkar akan menjatuhkan rekomendasi," ujarnya.

Wakidi menambahkan, untuk proses seleksi tahap akhir, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar akan melakukan survey lapangan, guna mengukur tingkat elektabilitas masing-masing tokoh di wilayah Trenggalek.

Lanjut dia, penentuan rekomendasi calon bupati yang bakal diusung,  diputuskan langsung oleh DPP. Pihaknya yakin cakada yang direkomendasi sesuai dengan keinginan sebagian besar masyarakat Trenggalek.

"Kita tunggu saja tanggal mainnya," pungkas Wakidi.

Hingga saat ini belum ada partai politik yang secara jelas mengumumkan calon bupati yang akan diusung dalam Pemilukada Trenggalek 9 Desember mendatang.

Akibatnya kini muncul berbagai spekulasi tentang calon yang direkomendasi parpol besar seperti, PDI perjuangan, PKB maupun Partai Demokrat.


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Terima Kasih telah mampir di www.trenggalekkita.com, silakan untuk menuliskan komentar pada kolom di bawah ini. Penulisan komentar tidak boleh mengandung kata-kata kotor, SARA serta berbau pornografi. Kami juga tidak mengzinkan pencantuman link. EmoticonEmoticon